Seorang Pria Tega Perkosa dan Bunuh Tetangga Sendiri, Ternyata Ini Motifnya

Bagikan Dong!
Ilustrasi

Labuhan Batu, indometro.club –

Pelaku Pembunuhan Ibu Rumah Tangga yang terjadi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhan Batu, Sumatera Utara akhirnya di tangkap Polisi.

Sebelum tersangka membunuh korban, tenyata tersangka sempat memperkosa korban terlebih dahulu.

Peristiwa ini terjadi di perumahan Karyawan milik Perusahaan Perkebunan Sawit (04/10).

Korban tewas bernama Susia alias Suryani.

“Tersangka mulanya diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada hari Sabtu (16/10) siang, saat sedang bekerja sebagai pemanen buah kelapa sawit. Kemudian setelah dimintai keterangan, dia mengakui perbuatannya,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/20/2021).

Deni mengatakan tersangka berinisial AN (30) merupakan pekerja di perusahaan Sawit tersebut.

Niat tersangka awalnya hanya ingin mencuri, namun karena ketahuan oleh korban, tersangka malah memperkosa dan lanjut membunuh korban.

Motif Pelaku melakukan aksinya karena telah kalah judi.

“Jadi pada Rabu (13/10) malam, dia main judi bersama kawannya. Uangnya Rp 700 Ribu habis, ditambah lagi berhutang Rp 1 Juta, karena kalah. Padahal itu untuk bayar angsuran sepeda motornya,” kata Deni.

“Lalu pada Kamis (14/10) pagi, dengan membawa kapak, dia kemudian memperhatikan beberapa rumah tetangganya. Saat itu dia melihat pintu warung di rumah korban tidak terkunci. Lalu masuk untuk mencuri di rumah korban,” sambungnya.

Ketika sedang menggeledah lemari, korban yang baru dari kamar mandi memergoki tersangka di kamarnya. Korban yang kaget kemudian menegur tersangka, dengan berkata, “Analisa, mau ngapain kau di sini?”

Tersangka kemudian membalas dengan hardikan. “Diam kau, jangan banyak kali kau cakap,” kata tersangka.

Korban yang terlihat ketakutan langsung diancam dengan senjata tajam dan kemudian diperkosa.

Setelah ia melakukan aksi bejatnya, tersangka memaksa untuk menyerahkan uang dan langsung membunuh korban untuk menutupi jejak.

Lalu jasad korban ditemukan oleh anaknya saat pulang sekolah.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit mengatakan polisi berhasil mengamankan uang sebanyak Rp 330 Ribu. Di mana sebanyak Rp 170 Ribu masih terdapat noda darah pada lembarannya.

“Selain uang, kita juga menyita sebuah kapak berdagang besi, dua buah gelang berwarna kuning emas dan pakaian tersangka,” kata Parikhesit.

Parikhesit mengatakan tersangka akan diancam dengan perkara tindak pidana pembunuhan berencana terlebih atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 sub pasal 338 dan atau pasal 365 ayat (3) dari KUHPidana.

“Ancamannya hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” tandas Parikhesit.

(detiknews)

redaksi (132)

BACA JUGA :   Residivis Ninja Sawit di Kebun Gunung Pamela Kembali Ditangkap Polisi

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: