Polisi Hilang Jabatan Karena Diduga Cabuli Istri Tersangka

Bagikan Dong!

Medan, indometro.club –

Personel Polsek Kutalimbaru, Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), di duga memeras dan mencabuli istri dari tersangka kasus narkoba. Propam Polda Sumut pun turun tangan.

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak pun mengambil sikap tegas. Kapolsek dan personel Polsek Kutalimbaru langsung di copot.

“Ya itu saya pertama-tama ikut prihatin. Saya sudah dengar dan saya sudah berbicara kepada jajaran saya, saya akan tindak tegas. Makanya kemarin, tadi malam saya sudah copot yang bersangkutan, termasuk kapolseknya, dan penyidiknya,” kata Irjen Panca kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

“Ini tidak boleh di lakukan oleh seorang anggota Polri, dia harus menunjukkan dirinya sebagai anggota Polri yang bisa melindungi dan melayani masyarakat. Saya sudah tarik Kapolsek, Kanit, dan penyidiknya beserta yang melakukan dugaan itu. Sekarang dalam pemeriksaan Propam,” sambung Panca.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, saat di mintai konfirmasi, Senin (25/10), belum menjelaskan kapan peristiwa dugaan pemerasan dan pencabulan oleh personel Polsek Kutalimbaru ini terjadi. Sedangkan Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengakui anggotanya berbuat salah.

“Terkait dengan beredarnya berita adanya perbuatan cabul yang di lakukan oleh anggota kami di Polsek Kutalimbaru, atas berita tersebut kami di panggil Pak Kapolda dan di perintahkan langsung untuk membuat tim gabungan antara Polda dan Polres dan kita melaksanakan pendalaman terkait dengan berita yang beredar,” kata Riko kepada wartawan di Polda Sumut hari ini.

Kemudian, Riko menjelaskan soal pernyataan istri tersangka itu soal dirinya di cabuli saat hamil di salah satu hotel. Riko pun membenarkan perbuatan itu di lakukan di hotel.

“Jadi, informasi awal dari hasil pemeriksaan, informasi dari rekan-rekan bahwa perbuatan itu di lakukan di hotel. Kemudian, datang ke hotel itu mereka pergi bersama-sama dan membuat janji. Mereka membuat janji, dan dari pihak perempuan, pengakuan dari anggota kita di jemput di rumah.

BACA JUGA :   Polrestabes Medan Tangkap Pembobol Ruko di Jl Negara Medan Perjuangan

Kemudian mereka pergi bersama-sama di hotel. Yang pasti anggota kita salah untuk melakukan perbuatan itu,” ucap Riko.

Riko pun masih mendalami soal dugaan adanya permintaan uang yang di sebut oleh korban. Riko mengaku dugaan itu masih di dalami pihak Bidpropam.

Lalu, Riko menyebut kasus ini mencuat setelah viral. Kasus itu di duga terjadi pada Mei.

“Jadi dari berita yang beredar viral bahwa dari penasihat hukum menyampaikan bahwa istri daripada klien yang bersangkutan di cabuli di sebuah hotel. Sudah saya sampaikan. Itu berita viral. Dan itu bulan Mei dan kemarin petugas kita sudah tindak lanjuti langsung dengan Bidpropam Polda,” ucap Riko.

(detiknews)

redaksi (132)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: