Indometro News

Akurat Faktual Realistis

Tumbuhkan Rasa Optimis Masyarakat Dalam Informasi Benar dan Kredibel

Warga mencoba aplikasi Sistem Administrasi Kependudukan Berbasis Teknologi Informasi (Sakti) melalui gawainya di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (2/9/2021). Layanan Sakti melalui aplikasi android dan versi website tersebut bertujuan memudahkan masyarakat Kota Kediri mengurus administrasi kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk, kartu keluarga, surat pindah, akta kelahiran dan akta kematian tanpa harus antre guna menghindari penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.

Bagikan Dong!

Jakarta, Indometro.club – Informasi tanpa konfirmasi dan kaidah jurnalistik yang baik akan cepat menyebar akibat generasi yang dengan mudah melakukan post, like, dan share tanpa diimbangi dengan dengan literasi digital yang mumpuni. Oleh karena itu, peningkatan efektifitas komunikasi kebijakan publik harus terus dilakukan. “Penyebaran informasi-informasi yang benar, kredibel, dan menumbuhkan rasa optimis dari masyarakat sangatlah diperlukan dan tentunya peran dari para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari berbagai tingkatan menjadi penting agar hoax tidak mudah menyebar dan sentimen positif terutama pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang sedang diupayakan dapat terus mengalir,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan Keynote Speech dalam Seminar Nasional pada Rapat Koordinasi Nasional ke-12 Komisi Informasi se-Indonesia di Jakarta, Kamis (28/10/2021). Untuk perbaikan dari sisi kesehatan dan ekonomi harus didorong agar terus berlanjut. Struktur penduduk Indonesia yang saat ini bermayoritaskan Generasi Z dan Milenial berusia 8 s.d. 39 tahun dengan perkiraan jumlah sekitar 150 juta orang yang memiliki tingkat adopsi digital tinggi, menghadirkan peluang dan tantangan tersendiri termasuk dalam pengelolaan informasi secara digital selama pandemi Covid-19.

redaksi (135)

BACA JUGA :   Kompolnas Urai Eksistensi Densus 88 Terkait Cuitan Fadli Zon Bubarkan Densus