Oknum Kades Sibulan Diduga Kuat Korupsi Dana Covid-19 Tahun Anggaran 2020-2021

Bagikan Dong!

Serdang Bedagai, Indometro.club –
Berdasarkan hasil konfirmasi awak media kepada beberapa warga di Desa Sibulan Kec Tebing Syahbandar Kab Sergai terkait dana musibah COVID-19 Tahun Anggaran 2020-2021 yang bersumber dari dana desa diduga kuat telah dikorupsi oleh oknum kades FA, Sabtu (30/10/2021).

Hal ini disampaikan salah satu wartawan dari Biro Tabloid Mitra Polda Sergai, Togi Saragih kepada media lainnya yang menyebutkan bahwa dari sejumlah keterangan warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepadanya bahwa dugaan korupsi tersebut ketika Alat Pelindung Diri (APD) tidak pernah sama sekali dibelanjakan oknum Kades Sibulan.

Menurut warga APD itu sangat berguna ketika berhadapan dengan pasien yang terpapar wabah Covid-19 agar penularan dapat dicegah, namun sejak bulan April 2020 hingga kini, APD tersebut tidak pernah dibeli dan disediakan.

” Bahkan baliho tentang Covid-19 juga tidak ada terpampang, hanya terlihat di Kantor Desa dan di posko PPKM saja, dan di dusun dusun tidak ada terlihat sama sekali, juga jarang ada penjagaan di posko tersebut ” tutur warga kepada Togi.

Belum lagi, lanjut warga, wadah cuci tangan tidak ada juga di setiap Dusun.
” Kalau pun ada, itu semua anggaran tahun 2020 saja, sedang anggaran 2021 di duga fiktif atau diduga tidak dibelanjakan ” sambung warga.

Lebih lanjut Togi menjelaskan hasil konfirmasinya dengan warga yang menyebutkan banyak sekali kejanggalan selama hampir 6 tahun oknum Kades FA menjabat.

” Sudah 6 tahun Kades kami ini menjabat dan banyak yang gak jelas, diduga kuat telah dikorupsi serta tidak pernah transparan kepada warganya apakah karena warganya karyawan Lonsum?bisa di bodoh bodohi? ” sebut warga di desa perkebunan swasta itu.

BACA JUGA :   Bripka Mhd Junaidi Monitoring Minyak Goreng di Warung Rinto Bandar Khalipah

” Celakanya lagi ada Bumdes Salon kurang lebih 3 tahun namun sudah tidak beroperasi ini ada apa? ” ungkap warga kepada Togi.

Menurut warga, seyogyanya badan usaha desa itu harus menguntungkan bagi warga desa, namun sangat berbeda di Desa Sibulan hingga saat ini.

” Dan gawatnya, Bumdes Salon tersebut berada di rumah kakak kandungnya Kades, ada apa di balik ini lain desa pula itu, apakah boleh Bumdes di desa orang lain seperti desa Penggalian.padahal desa FA di Sibulan ” sambung warga.

Warga menilai sangat aneh tentang keberadaan Bumdes Salon Desa Sibulan yang lokasinya berada di Desa Penggalian.

Selanjutnya warga meminta kepada Togi Saragih selaku sosial kontrol agar dalam waktu dekat ini segera melayangkan surat kepada Kajari Sergai,Tipikor Polres bahkan kepada Bupati Sergai agar mereka mengetahui kebobrokan FA oknum Kades Sibulan tersebut.

Warga meminta aparat penegak hukum segera memeriksa dan menyeret oknum Kades FA ke meja hijau jika terbukti bersalah dalam penyalahgunaan anggaran Covid-19 dari Dana Desa TA 2020-2021.

” Bila mana dugaan korupsi tersebut mengandung kebenaran maka penegak hukum jangan ragu-ragu menangkap oknum Kades, supaya ada efek jera kepada Kades Kades yang lain ” tutup warga.

(IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: