Indometro News

Akurat Faktual Realistis

Presiden Diminta Tindak Pejabat Negara yang Diduga Terlibat Bisnis Tes PCR

Bagikan Dong!

Jakarta, Indometro.club – Presiden Joko Widodo diminta untuk menindak pejabat negara yang diduga terlibat dalam bisnis alat tes PCR. Presiden tidak boleh membiarkan menteri yang dipimpinnya ikut terlibat dalam bisnis ini, karena dapat mengganggu upaya pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan anggota Komisi VII DDPR RI, Mulyanto melalui pesan singkatnya kepada Parlementaria, Rabu (3/11/2021). “Presiden jangan membiarkan isu ini berkembang berlarut-larut karena dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat pada kebijakan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Membangun kepercayaan publik itu kan tidak mudah,” tegasnya. Ia menyebutkan , tindakan menteri yang ikut berbisnis alat tes PCR tidak etis. Apalagi menteri yang terlibat dalam bisnis ini punya kewenangan mengatur kebijakan penanggulangan Covid-19. Sehingga besar kemungkinan kebijakan yang dibuat diatur sedemikian rupa agar menguntungkan bisnisnya. “Negara bisa bangkrut kalau mental menterinya seperti ini. Menteri itu jabatan publik. Jadi siapapun yang menjabat harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Bukan untuk kepentingan kelompok bisnisnya,” ungkap Mulyanto.
BACA JUGA :   DPR Akan Segera Atur Jadwal Bahas RUU Jabatan Hakim