Pemerintah Indonesia Sepakati Peningkatan Kerja Sama Ekonomi RI-PEA

Bagikan Dong!

Jakarta, Indometro.club –
Presiden RI Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Dubai, Persatuan Emirat Arab, pada Kamis (4/11/2021), agenda utamanya adalah pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri PEA sekaligus Emir Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin membahas kemajuan kerja sama investasi antara kedua negara.

Indonesia dan PEA akan terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Kita juga sepakat untuk terus meningkatkan angka perdagangan dan menaikkan peringkat investasi PEA di Indonesia,” ungkap Menko Airlangga.

Secara khusus, Indonesia berharap PEA dapat meningkatkan investasi di bidang kesehatan dan ekonomi hijau berkelanjutan.

“Selain itu, juga melakukan langkah-langkah peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi termasuk di bidang industri pertahanan melalui mekanisme bilateral yang telah terbentuk”, sambungnya.

Pada pertemuan ini Indonesia dan PEA juga menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dan perjanjian antar kedua negara dalam berbagai bidang, baik itu kerja sama antar kementerian, lembaga dan perusahaan antar kedua negara.

Tak hanya investasi, pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Pangeran Syeikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) juga membahas isu di bidang perdagangan.

Kedua pemimpin sepakat agar perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara kedua negara dapat segera diselesaikan pada Maret 2022.

Kunjungan ke PEA kali ini, Indonesia berhasil menyepakati komitmen bisnis dan investasi senilai US$32,7 miliar dari 19 perjanjian kerja sama yang akan dipertukarkan.

Dapat dilihat dari komitmen bisnis dan investasi tersebut antara lain kerja sama antara Indonesia Investment Authority (INA) dengan Abu Dhabi Growth Fund (ADG), INA dan DB World, floating solar panel antara Masdar dan Pertamina, refinery Balikpapan, manufaktur dan distribusi vaksin dan bio product. (*)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: