Indometro News

Akurat Faktual Realistis

DPR Tegaskan Komnas HAM Tidak Perlu Terlalu Keras Menentang Hukuman Mati

Bagikan Dong!

Jakarta, Indometro.club –

DPR menyoroti penolakan hukuman mati oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap terdakwa kasus predator seks atas nama Herry Wirawan di Bandung, Jawa Barat. Sebab menurutnya pernyataan tersebut dinilai dapat mengabaikan hak-hak korban dari kasus tersebut.

“Terkait kasus Herry Wirawan, saya melihat kerasnya pernyataan Komnas HAM terkait hukuman mati. Ini seolah-olah mengabaikan (hak asasi) korban akhirnya,” cetus Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman dalam Rapat Kerja dengan Ketua Komnas HAM beserta jajaran di Gedung Nusantara II, Senayan, Kamis (13/1/2022).

Menurut Habiburokhman, bahwa bisa saja dalam pernyataan tersebut Komnas HAM mengganti hukuman mati dengan tuntutan lain yang lebih berat.

Ia menegaskan bahwa Komnas HAM tidak perlu terlalu keras menentang hukuman mati, karena dikhawatirkan dapat mencederai hak asasi korban dibandingkan terhadap pelaku kekerasan seksual.

Dirinya khawatir dengan pernyataan tersebut dapat membuat citra kelembagaan perlindungan HAM itu hilang.

“Tapi jangan terlalu membabi buta menentang hukuman mati. Kalau saya dalam posisi tertentu menyetujui hukuman mati, termasuk hukuman mati kepada Herry Wirawan. Kalo perlu ditembak kepalanya,” kata Habiburokhman.
BACA JUGA :   Pasca Bentrok FBR-PP, DPR Desak Pemerintah Tertibkan Ormas yang Sering Bentrok