Indometro News

Akurat Faktual Realistis

Entitas Lokal di Kalimantan Perlu Diajak Bicara Sebelum Finalisasi RUU IKN

Bagikan Dong!

Jakarta, Indometro.club –

Entitas masyarakat lokal yang ada di Kalimantan perlu diajak bicara oleh pemerintah dan DPR RI, sebelum finalisasi RUU Ibu Kota Negara (IKN) dalam Rapat Paripurna pekan depan.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan I Rifqinizamy Karsayuda dalam rekaman suara yang diterima Parlementaria, Kamis (13/1/2022).

Ia menilai hal ini dalam rangka mencegah adanya potensi konflik horizontal antara warga pendatang dengan masyarakat lokal, khususnya masyarakat adat, di lokasi IKN baru.

“Sebagai wakil rakyat dari dapil Kalsel yang tentu juga mewakili Kalimantan, saya berharap dalam finalisasi RUU IKN ini, pemerintah dan kami semua di DPR bisa memetakan persoalan kemungkinan hadirnya konflik antara masyarakat lokal, terutama masyarakat dayak, masyarakat Kutai, masyarakat Banjar, dan masyarakat lokal lain di IKN yang baru itu, dengan migrasi para pendatang,” ujar Rifqi, sapaan akrabnya.

Ia pun meyakini, masih ada waktu untuk mengundang pihak-pihak representatif tersebut untuk menyampaikan pendapat. Sehingga, hal itu dapat dijadikan bahan rumusan bagi penyempurnaan norma-norman dalam RUU IKN agar lokalitas ini dapat diwadahi eksistensinya secara baik, termasuk eksistensi hukum mereka.
BACA JUGA :   Pemindahan Ibu Kota Negara Diminta Jangan Abaikan Hak Politik Warga di Pemilu 2024