Begini Cara Menyimpan dan Merawat Senapan Angin

Bagikan Dong!

Indometro.club –

Seringkali kita lupa merawat dan menjaga senapan kesayangan setelah kita gunakan senapan berburu, ataupun kesenangan sudah tersalurkan dan terpuaskan, lantas kita lupakan atau cuma digantung / disimpan senapan ala kadarnya tanpa ada perawatan.

Hal-hal kecil seperti inilah yang bisa menyebabkan senapan terkadang ngadat ditengah jalan karena kurangnya perawatan dan cara penyimpanan yang tidak benar.

Melansir laman KiliArsya, berikut ini sedikit ulasan mengenai cara menyimpan dan merawat senapan, yang mungkin bisa jadi referensi sobat sekalian.

Pertama, apabila senapan selesai digunakan perlakuan kita pertama kali adalah mengecek kondisi chamber peluru/pellet, apakah masih ada peluru/pellet yang tertinggal didalam atau tidak? caranya dengan kita kokang senapan beberapa kali lalu kita tembakkan ke area aman (keatas boleh).

Hal ini diperlukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, semisal kita tahunya senapan kosong lalu tidak sengaja kita tembakkan tenyata masih ada peluru didalam alhasil bisa menciderai orang lain ataupun bisa merusak obyek obyek lain.

Untuk langkah kedua setelah senapan kita kosongkan adalah, kita bersihkan senapan dengan kain bersih, halus, dan kering untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada popor maupun laras senapan.

Hal ini merupakan hal yang sepele tapi besar khasiatnya, alasannya kenapa? Karena pada saat berburu kita pasti bersinggungan minimal dengan 3 elemen yaitu air, tanah, dan udara (satu lagi “api” tapi khusus buat para penghisap tembakau).

Air bisa berasal dari air minum kita, embun, hujan, dsb., tanah menghasilkan debu, udara bisa berupa kabut, angin, dsb.

Ketiga elemen tadi apabila tidak dibersihkan dan kita biarkan menempel pada senapan bisa dipastikan akan timbul noda/bercak dan karat pada senapan kesayangan kita, apalagi bila senapan lama tidak digunakan pasti akan karatan dan berjamur.

BACA JUGA :   Mercy : Pengembangan Teknologi Bukan Hanya Untuk Sekadar Penelitian

Jadi langkah kedua ini untuk mencegah hal diatas terjadi atau paling tidak menghambat proses tersebut. Yang pelu diingat jangan membersihkan dengan lap basah karena hanya akan menyebabkan senapan menjadi lembab dan menimbulkan jamur, tapi apabila memang mengharuskan memakai air atau lap basah untuk membersihkan kotoran – kotoran yang sulit hilang, setelah memakai air atau lap basah senapan harus kita keringkan dengan mengelap pakai kain kering.

Kemudian langkah ketiga, kita kokang senapan satu kali kemudian kunci picu, hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan seal-seal karet didalam tabung senapan supaya tidak menyusut apabila senapan disimpan dalam jangka lama, hal ini juga untuk mendeteksi kebocoran seal.

Lalu apabila seal karet bocor bisa dipastikan tidak sampai sehari angin pasti sudah habis tapi apabila seal normal angin bisa bertahan sampai berminggu-minggu, cuma daya tekannya saja yang semakin menurun.

Pada langkah keempat, simpan ditempat yang aman, suhu ruangan, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. kalau bisa digantung diatas dan pastikan picu sudah terkunci.

Untuk penyimpanan dengan menggunakan tas senapan disarankan untuk memakai silica gel atau bisa menggunakan kapur barus (kamper) tapi bagusnya memakai silica gel.

Silica gel kita taruh atau kita sebar didalam tas, hal ini untuk menghindari timbulnya jamur dalam tas apabila senapan disimpan dalam jangka lama, karena fungsi silica itu sendiri adalah menyerap kelembaban air.

Langkah terakhir, cek secara berkala senapan dan bersihkan seperti langkah sebelumnya.
Sedikit tambahan, untuk pengecekkan laras dan penambahan oil gun (pelumas) sebelum menyimpan senapan mungkin terkadang diperlukan. (*)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: