Sat Reskrim Polres Asahan Tembak Kaki Pelaku Residivis Pencurian

Bagikan Dong!

Asahan, Indometro.club –

Personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan telah mengamankan seorang pria yang diduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan beberapa hari lalu di Jl Singa Lingkungan II Kel Sei Renggas Kec Kota Kisaran Barat Kab Asahan.
Pelaku berinisial IRS (27) warga Lk II Kel. Sei Renggas Kec. Kota Kisaran Barat Kab. Asahan.

“Pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur karena pada saat diamankan pelaku berusaha melakukan perlawan yang dapat membahayakan petugas,” ungkap Kapolres AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Kamis (27/1/2022).

Lebih lanjut, Kapolres membeberkan penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan korban perempuan bernama Novida (38) warga Lk II Kel Sei Renggas Kec. Kota Kisaran Barat Kab Asahan yang melaporkan atas peristiwa pencurian dengan pemberatan didalam rumahnya pada hari Minggu tanggal 16 Januari 2022 sekira pukul 04.30 wib.

“Atas peristiwa pencurian itu korban mengalami kerugian berupa 1 (satu) unit Handphone Oppo A54 warna biru galaxy,” urai Kapolres.

Selanjutnya petugas Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan yang menerima laporan korban, kemudian melakukan penyelidikan dan pada
hari Kamis (27/1) sekira pukul 11.00 wib, petugas mendapat informasi bahwa pelaku merupakan seorang laki-laki berinisial IRS.

“Pelaku selanjutnya dilakukan penangkapan pada pukul 14.00 wib di salah satu warung Jl Singa Lk II Kel. Sei Renggas Kec. Kota Kisaran Barat Kab. Asahan. Namun pada saat diamankan pelaku berusaha melawan yang dapat membahayakan petugas sehingga terhadap pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur,” pungkas Kapolres.

Selanjutnya untuk mendapatkan perawatan medis, pelaku terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Umum HAMS Kisaran, lalu pelaku bersama barang bukti dibawa ke kantor Sat Reskrim Polres Asahan untuk dilakukan penyidikan.

BACA JUGA :   Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pedofilia di Batang, Jawa Tengah

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku merupakan Residivis yang pernah di hukum penjara dua kali dengan kasus Curanmor pada tahun 2015 dengan vonis 1 tahun 2 bulan dan Pencurian dengan pemberatan pada tahun 2018 dengan vonis 2 tahun,” tutupnya. (*)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: