Firli Bahuri Lantik 55 Jaksa Baru KPK

Bagikan Dong!

Jakarta, Indometro.club –

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi.
Adapun pengangkatan terhadap 55 orang Jaksa yang berasal dari Kejaksaan Agung RI tersebut dilakukan oleh Ketua KPK Firli Bahuri, yang bertempat di Aula Gedung Juang Merah Putih KPK, Senin lalu (21/2/2022).

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dan Lili Pintauli Siregar, serta jajaran perwakilan dari Kejaksaan Agung RI.

Lewat pidatonya, Firli meminta 55 Jaksa Penuntut Umum pada KPK tersebut untuk mengambil peran sebagai warga negara guna mewujudkan tujuan membebaskan negara dari korupsi. Hal itu sesuai visi KPK yaitu bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk mewujudkan Indonesia Maju.

“Yaitu meningkatkan upaya pencegahan melalui perbaikan sistem pengelolaan administrasi lembaga negara dan pemerintah yang antikorupsi. Meningkatkan upaya pencegahan melalui pendidikan antikorupsi yang komprehensif,” ungkap Firli.

Secara dalam, Firli menambahkan, agar bisa melaksanakan tugas pemberantasan tindak pidana korupsi secara efektif, akuntabel, profesional dan sesuai dengan hukum. Serta meningkatkan akuntabilitas, profesionalitas, dan integritas KPK dalam pelaksanaan tugas dan wewenang.

Selain itu, Firli juga mengingatkan para jaksa yang dilantik, terkait apa saja yang menjadi tugas KPK. Yakni tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi; koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan Tipikor dan instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik; monitor terhadap penyelenggaran pemerintahan negara, serta supervisi terhadap instansi nyang berwenang melaksanakan pemberantasan Tipikor.

“Kemudian tugas KPK lainnya adalah penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi, serta tindakan untuk melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan” terangnya.

Pada pelantikan terhadap Jaksa Penuntut KPK ini telah melalui proses rekruitmen dan seleksi penerimaan sebagai pegawai KPK sesuai kebutuhan dan standar kompetensi untuk melaksanakan tugasnya sebagai JPU nantinya.

BACA JUGA :   Terkait Evaluasi PPKM, Presiden Sampaikan Empat Arahan

“Pelantikan ini juga sekaligus sebagai bagian dari sinergitas antar-APH dalam penegakkan hukum tindak pidana korupsi” pungkasnya. (*)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: