Polisi Jelaskan Kronologis Laka Lantas Truk Tabrak Beton Gardu di Tol Cikupa

Bagikan Dong!

Tangerang, Indometro.club –

Peristiwa kecelakaan lalulintas terjadi di ruas jalur Tol Tangerang – Merak tepatnya di km 38 B arah Jakarta tepatnya di Gerbang Tol Cikupa pada Selasa (3/5/2022) pukul 07.40 WIB.
Berawal dari sebuah kendaraan Colt Disel Mitshubishi nopol G-1440-TF supir SW (40) diduga rem kendaraan truk tidak berfungsi sehingga kendaraan menabrak beton gardu dan terguling menabrak kendaraan didepannya.

“Ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini kendaraan Colt Disel Mitshubisi nopol G-1440-TF supir SW (40) warga Kecamatan Ciasem Girang Kabupaten Subang, kendaraan mini bus Toyota Calya nopol A-1346-ZS supir AR (49) warga Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, dan kendaraan mini bus Nissan Grand Livina B-2754-TBC supir HS (54) warga Kecamatan Pulogadung Kota Jaktim,” ungkap Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto.

Secara rinci, Budi Mulyanto menjelaskan kronologis kecelakaan beruntun tersebut, kecelakaan bermula saat kendaraan Colt Disel Mitshubisi nopol G-1440-TF supir SW dari arah Merak menuju arah Tangerang sesampainya di gerbang Tol Cikupa ketika akan masuk antrian gerbang diduga rem kendaraan truk tidak berfungsi menabrak MCB Beton gardu.

“Kemudian kendaraan terguling dan menabrak dua kendaraan didepannya kendaraan mini bus Toyota Calya nopol A-1346-ZS supir AR, dan kendaraan mini bus Nissan Grand Livina B-2754-TBC supir HS,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi Mulyanto menjelaskan laka lantas tersebut tidak ada korban jiwa,

“Akibat dari kecelakaan tersebut masing-masing kendaraan mengalami kerusakan, kerugian materi dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tuturnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menyampaikan hasil olah TKP kecelakaan terjadi diduga akibat kendaraan yang dikemudikan supir truk tidak berfungsi dengan baik.

BACA JUGA :   Ditpolairud Polda Banten Evakuasi Korban Tenggelam di Pantai Pasir Putih Cinangka

“Laka lantas terjadi karena rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik, supir tidak mengecek betul kendaraan dengan teliti menjadi faktor utama penyebab kecelakaan,” katanya.

Dalam hal ini, Shinto Silitonga menghimbau kepada para pengendara untuk selalu fokus dalam berkendara, mengecek kendaraan, selalu utamakan keselamatan bukan kecepatan.

“Kepada seluruh pengendara agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, berkendara dalam keadaan sehat selalu berkonsentrasi, dan cek kembali kendaraan. “tandasnya. (*)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: