Petugas Temukan Gejala Menyerupai PMK pada Hewan Ternak Sapi di Desa Limbong

Bagikan Dong!

Tebing Tinggi, Indometro.club –

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Rudianto Silalahi SH, MH, Kasat Intelkam AKP Suparmen, Kapolsek Dolok Merawan AKP Surianto Pinem, Kanit Reskrim Ipda Joni Antoni, Kanit Intelkam Aiptu Marganda Sitorus, personel Polres Tebing Tinggi dan personel Polsek Dolok Merawan serta Dinas Ketahanan pangan Kab sergai beserta Balai Vertiner Medan dari Balai Uji Laboratorium Kementerian Medan melakukan pendataan serta pengecekan hewan ternak sapi di Dusun III Desa Limbong Kec Dolok Merawan, yang mengalami gejala menyerupai penyakit Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) terdapat 56 ( lima puluh enam) ternak sapi milik dari 8 warga peternak, Jumat (19/5/2022).

Dalam hal ini, Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto menyampaikan bahwa petugas bersama instansi terkait dari Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Serdang Bedagai dan balai Verteriner Medan (Balai uji laboratorium kementerian pertanian Medan) melakukan pendataan dan pengambilan sampel berupa air liur sapi, darah dan kuku untuk dibawa dan di uji ke laboratorium Medan guna memastikan apakah hewan tersebut terkena penyakit kuku dan mulut (PMK).

Selanjutnya petugas melakukan himbauan kepada pemilik atau pun peternak sapi untuk sementara waktu pada saat digembala sapi jangan keluar dari kandang, dan untuk sementara waktu agar sapi tidak diperjualbelikan.

Selain itu, setiap pemilik sapi agar selalu memperhatikan sapi dan kandang serta memberikan jamu tradisional khusus hewan dan lakukan proses disinfektan mandiri pada kandang, kemudian lakukan pemisahan hewan ternak yang sakit dengan yang sehat, dan jangan panik karena penyakit tersebut tidak menular ke manusia.

Adapun data pemilik sapi antara lain :

  1. Nazaruddin Saragih terindikasi 10 ekor.
  2. Paradila Sandi terindikasi 6 ekor.
  3. Suherman terindikasi 4 ekor.
  4. Jumari terindikasi 2 ekor.
  5. Duma Pranata terindikasi 7 ekor.
  6. Timin terindikasi 8 ekor.
  7. Umar Purba terindikasi 12 ekor.
  8. Masruni terindikasi 7 ekor.
BACA JUGA :   175 Peserta Terverifikasi Dalam Pendaftaran Calon Anggota Polri di Mapolres Tebing Tinggi

Jumlah total semua : 56 ekor

Menurut Kasi Humas, tidak lupa para petugas menjelaskan apabila terkena gejala PMK dengan ciri ciri :

a. Demam tinggi.
b. Pembengkakan kelenjar di bawah rahang sekitar mulut, muncung, gusi, kuku melepuh, mulut berbusa.
c. Sebagian muncul luka melepuh di lidah dan rongga mulut.
d. Pincang, luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku.
e. Tidak mau makan.
f. Gemetar dan sulit berdiri.
g. Bernafas dengan cepat.
h. Menular sangat cepat.
i. Penurunan berat badan.

Para peternak juga diminta segera menghubungi pihak Desa, atau Camat dan Bhabinkamtibmas untuk dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

(AS/IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: