Satreskrim Polres Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian HP di Kampung Tempel

Bagikan Dong!

Tebing Tinggi, Indometro.club –

Personel Opsnal Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Polda Sumut telah mengamankan seorang pria pelaku pencurian handphone yang terjadi di Kampung Tempel Jl Persatuan no 29, Kel. Pasar Gambir Kec Tebing Tinggi Kota , Kota Tebing Tinggi pada Rabu lalu (25/5/2022).

Pelaku diamankan berdasarkan Laporan polisi no : LP/ B/ 436/ V / 2022/ SPKT, tanggal 25 Mei 2022 yang dilaporkan Riyon Saragih (17) seorang pelajar beralamat di Jl Persatuan No.29 Kel.Pasar Gambir Kec Tebing Tinggi Kota.

Sementara pelaku yang berhasil diringkus berinisial LFS (30) warga Jl Senangin Kel Badak Bejuang Kec Tebing Tinggi Kota Kota Tebing Tinggi dengan barang bukti berupa 1 ( satu ) unit HP merk Vivo V20 SE.

Kronologis kejadian seperti disampaikan Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto, Minggu (12/6) mengungkapkan bahwa pada hari Rabu lalu (25/5) sekira pukul 12.45 wib saat itu pelapor baru pulang sekolah, dan saat didepan pintu kost, pelapor melihat pintu depan telah dalam keadaan terbuka sehingga pelapor menjadi heran.

Lalu pelapor masuk kedalam kostnya tersebut dan melihat lemari pakaian telah terbuka dan berantakan serta pintu belakang rumah juga sudah dalam keadaan tidak terkunci lagi. Pelapor juga melihat Handphone pelapor yang sebelumnya Ia letakkan diatas kursi dalam rumah kost tersebut sudah tidak ada lagi. Atas kejadian tersebut pelapor membuat pengaduan ke Polres Tebing Tinggi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Opsnal dipimpin Kanit 1 Ipda Dhimas S.Trk melaksanakan penyelidikan, dan berdasarkan hasil lidik tersebut pada hari Jumat tanggal 10 Juni 2022 sekira pukul 17.00 wib personil melakukan penangkapan terhadap pelaku LFS di Jl 13 Desember Kel. Rambung Kec Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi.
Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi untuk di proses.

BACA JUGA :   Karyawan BHL Dolok Ilir Meregang Nyawa Usai Leher Nyaris Putus Terkena Egrek

Terhadap pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 4e dari KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun.

(AS/IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: