Pemuda Sipispis Ditemukan Meregang Nyawa Usai Gantung Diri di Rumahnya

Bagikan Dong!

Tebing Tinggi, Indometro.club –

Seorang pemuda Sipispis ditemukan meregang nyawa usai gantung diri di dalam rumahnya di Dusun I Desa Serba Nanti Kec. Sipispis Kab Sergai, Sabtu (18/5/2022) sekira pukul 19.30 wib.

Identitas korban seperti diketahui bernama Fajar Erlangga (22) merupakan anak dari pasangan Roni (50) dan Sri Haryati (48), sementara saksi yang berhasil dimintai keterangan diantaranya Sudis (60) dan Iyas (55) yang merupakan warga di sekitar TKP.

Kapolsek Sipispis AKP Saepullah S.Sos dalam keterangannya melalui Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto, Minggu (19/6) mengatakan bahwa pada hari Sabtu tanggal 18 Mei 2022 sekira pukul 23.50 wib Piket SPKT Polres Tebing Tinggi beserta piket Fungsi melaksanakan cek TKP atas penemuan mayat seorang laki-laki yang telah meninggal dunia dengan cara gantung diri didalam rumahnya Dusun I Desa Serba Nanti Kec Sipispis Kab. Serdang Bedagai.

Kronologis kejadian berawal pada Sabtu (18/6) sekira pukul 19.20 Wib, korban pulang ke rumah dan langsung ke dalam menelpon pacar di ruang TV, tidak berapa lama korban memaki dengan kata kata kotor dan berkata “dasar perempuan, orang tua tak tau malu” setelah itu korban pergi dari rumah.

Namun tak berselang lama sekitar 20 menit korban kembali ke rumah dan mengamuk kembali dengan cakap-cakap kotor, saat itu tetangganya bernama Sudis dan Iyas menjumpai ayah korban di belakang rumah.

Dan kemudian Sudis berkata kepada korban “kamu jangan ngamuk-ngamuk kasihan orang tuamu”, lalu korban menjawab ” ia,” selanjutnya korban masuk kedalam rumah kembali mengamuk dengan perkataan kotor, lalu tidak berapa lama korban terdiam sekitar 10 menit.

Saat suara korban sudah tidak terdengar, tiba-tiba Ibu korban Sri Hayati menjerit dengan histeris, mendengar hal tersebut ayah korban menjumpai istrinya di ruang tamu dan melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali tambang.

BACA JUGA :   Perlancar Lalulintas, Petugas Lakukan Pengaturan Lalin di Jalinsum Medan-Siantar

Dijelaskan Kasi Humas, petugas tim Inafis Polres Tebing Tinggi yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban dengan cara menurunkan korban dari gantungan serta membawa korban ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk autopsi, namun oleh pihak keluarga tidak bersedia, sudah menerima dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi.

Dari keterangan keluarga bahwa korban tidak ada memiliki riwayat penyakit yang diderita, sebelum gantung diri korban diketahui sedang bertengkar dengan pacarnya melalui Handphone, dan pihak keluarga (orang tua) korban didampingi oleh Kepala Desa Serba Nanti, Darmen Tua Sinaga menyampaikan tidak berkenan korban dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan VER dan bersedia membuat surat pernyataan.

Adapun petugas yang turun ke lokasi TKP diantaranya Kapolsek Sipispis, Kanit Reskrim Polres Tebing Tinggi, Kanit Reskrim Polsek Sipispis, personel Piket SPKT Polres Tebing Tinggi, personel Piket Fungsi Polres Tebing Tinggi, Tim Inafis Polres Tebing Tinggi dan piket SPKT Polsek Sipispis.

(AS/IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: