Diduga Halangi Tugas Wartawan, Kejatisu Diminta Tindak Oknum JPU Kejari Sergai

Bagikan Dong!

Serdang Bedagai, Indometro.club –

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) diminta untuk segera menindak oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serdang Bedagai berinisial AH atas perbuatannya yang enggan dikonfirmasi awak media saat berkunjung di kantor Kejari tersebut di Sei Rampah, hal ini disampaikan Togi Saragih Kabiro Tabloid Mitra Polda Unit Polri kepada media lainnya, Rabu (22/6/2022), menurut Togi hal ini diduga sudah menghalangi tugas wartawan sebagai sosial kontrol.

Sebelumnya Togi menjelaskan bahwa baru baru ini ada warga Paya Kapar Kec Bajenis kota Tebing Tinggi bernama Azuar pengemudi becak motor (betor) datang ke rumah Togi terkait betor miliknya ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sergai sekitar 3 bulan lamanya.

Azuar menceritakan kronologis saat 3 bulan lalu usai membawa sewa steling dari Tebing Tinggi menuju Dolok merawan Kab Sergai, namun ketika pulang ke Tebing Tinggi di pertengahan jalan ada penumpang dua orang membawa berondolan sawit, setelah tawar menawar ongkos, akhirnya Azuar setuju dan membawa berondolan sawit serta penumpang tersebut.

Akan tetapi saat di tengah jalan ada oknum security mengaku dari pihak PTPN 4 Kebun Pabatu lalu menyetop betor milik Azuar dan mengatakan bahwa berondolan sawit itu milik Kebun Pabatu dan mengatakan akan membawa penumpang dan sawit tersebut ke kantor Polisi, ” Kalian akan kubawa ke Polsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kalian Ini” ujar security seperti disampaikan Azuar kepada Togi.

Saat itu sempat terjadi argumen dengan Azuar si pemilik Betor,”saya bang gak tau bahwasanya penumpangku ini bawa berondolan hasil kejahatan” ucap Azuar. Namun oknum security menjawab dengan nada keras, “aku tidak tau menau, kalian harus ku bawa ke Polsek Dolok Merawan” tutur Security.

BACA JUGA :   Patroli Rutin Dini Hari Dilaksanakan Polsek Dolok Merawan di Jalan Lintas Desa Limbong

Setibanya di Polsek Dolok Merawan terduga pelaku pencurian berondolan langsung di amankan dengan becak motor (Betor) walaupun saat itu Azuar menyebutkan bahwa dirinya tidak tahu jika penumpangnya melakukan pencurian, ” tolonglah pak becak ku itu di lepaskan, apa nanti cari makan saya, pak polisi saya orang gak punya” ungkap Azuar polos.

Menurut pengakuan Azuar, saat itu petugas Kepolisian menjawab, “bapak sabar aja nanti keluarnya becak bapak itu gak usah takut hanya sementara aja itu becak sebagai barang bukti” ungkap petugas kepada Azuar.

Dan selang beberapa waktu kemudian, tenyata becak milik Azuar sudah di bawa ke kantor Kejaksaan Negeri Sergai, dikatakan Azuar, dirinya sudah berulang kali menemui AH selaku jaksa penuntut umum namun becak tersebut tidak bisa keluar dengan alasan yang disampaikan jaksa untuk bersabar.

Mendengar sudah puluhan kali mengucapkan kata sabar, Azuar mencoba menghubungi lewat pesan WhatsApp dan telepon, namun tidak pernah dijawab.
Kemudian Togi Saragih ke kantor kejaksaan untuk upaya konfirmasi agar semakin jelas persoalan tersebut, namun saat tiba di pos, Togi dihalangi oleh penjaga pos. “Bukti bahwasanya saya mau konfirmasi kepada AH selaku JPU ada di buku tamu tertulis nama Togi Saragih” ungkap Togi.

Kembali ditambahkan Togi, Kapolri Listyo Sigit berulang kali telah menyebutkan kepada seluruh penegak hukum di NKRI ini tidak ada lagi hukum tajam ke bawah tumpul ke atas, ” ternyata masih ada saja oknum-oknum yang mengabaikan penegakan hukum khususnya di Kejari Sergai” imbuh Togi.

Disampaikan Togi, dalam waktu dekat ini dirinya akan melayangkan surat kepada Kejatisu agar segera mengambil tindakan jajarannya di Kejari Sergai.
“Dipanggil atau ditindak tegas sebab sudah melanggar UU pers no 40 thn 1999 menghalang halangi tugas wartawan dan melanggar UU no 14 thn 2008 tentang keterbukaan informasi publik” tegas Togi.

BACA JUGA :   Personel Bhabinkamtibmas Imbau Prokes kepada Warga Desa Sipispis

Hingga berita ini dilansir, pihak Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai belum berhasil dikonfirmasi.

(IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: