DPO Kasus Cabul Diringkus Polres Tebing Tinggi di Sukabumi

Bagikan Dong!

Tebing Tinggi, Indometro.club –

Seorang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Tebing Tinggi Polda Sumut atas dugaan tindak pidana perbuatan cabul dan persetubuhan anak dibawah umur berhasil diringkus Polisi di kawasan Kampung Penaga RT04/02 Desa Cidahu Kec Cidahu Kab Sukabumi Jawa Barat.
Pelaku berinisial EAP (53) berprofesi pegawai honorer warga Jl Langsat Kel Rambung Tebing Tinggi,

Hal ini disampaikan Kapolres Tebing Tinggi Polda Sumut AKBP Mochamad Kunto Wibisono, SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi, Kanit PPA Iptu Lidya Gultom dan Kasi Humas AKP Agus Arianto, Rabu (22/6/2022) yang membenarkan kejadian ini melalui pers release bahwa pelaku melakukan pencabulan terhadap salah satu perempuan dibawah umur yang merupakan anak tiri pelaku.

Korban S yang kini berusia 21 tahun sebelumnya pada bulan Mei 2014 saat korban hendak lulus sekolah tingkat pertama, dimana saat itu sekitar pukul 20.00 wib korban berada di rumah bersama ayah tiri dan ibunya yang menikah pada tahun 2009 silam.

Pada saat itu ibu korban sedang istirahat, dan saat memasukkan mobil ke garasi pelaku mengajak korban untuk membantu melihat mobil yang dimasukkan, dan selanjutnya pelaku menutup seluruh pintu rumah.
Usai itu pelaku menarik tangan korban ke dalam kamar korban lalu pelaku mencium hampir seluruh tubuh korban sambil memeluk tubuh korban, namun saat itu korban hanya diam terpaku, dan keesokan harinya ketika ibu korban sedang tidur, pelaku kembali masuk ke dalam kamar korban dengan memakai sarung lalu membukanya seraya mengajak korban dengan berkata “ayo, ayo”.

Sontak korban menolak ajakan pelaku dan berkata” saya tidak mau, kalau gak saya teriak” ucap korban, pelaku menjawab akan membunuh ibu korban jika korban berteriak,” kalau kau teriak kubunuh mamakmu” ancam pelaku.
Korban hanya pasrah dan menangis, kemudian pelaku menyalurkan hasratnya dengan melucuti pakaian korban serta menghisap payudara dan kemaluan korban lalu menyetubuhinya. Perbuatan itu terus berulang hingga terakhir pelaku melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap korban di bulan Februari 2018.

BACA JUGA :   Kapolsek Sipispis Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Desa Marjanji

Menurut Kapolres, hasil penyelidikan polisi diketahui bahwa pelaku pertama kali melarikan diri ke Sumatera Barat tepatnya di Kec Rao Utara Kab Pasaman Barat, selanjutnya pelaku kabur ke Sukabumi Jawa Barat lalu ditangkap beberapa hari lalu.

Sebelumnya Polres Tebing Tinggi telah menetapkan pelaku sebagai DPO pada tanggal 4 Juni 2022 atas laporan korban nomor : LP/B/83/I/2022/SPKT/POLRES T TINGGI/POLDA SUMUT, tanggal 31 Januari 2022, perbuatan pelaku dilakukan di tiga tempat berbeda di Kota Tebing Tinggi disebabkan pelaku dan keluarga korban sering berpindah-pindah rumah.

Saat ini pelaku beserta barang bukti satu potong celana dan satu potong baju kaos telah diamankan di Mapolres Tebing Tinggi.
Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat (2) subs pasal 82 ayat (2) UU RI No.17 Thn 2016 tentang penetapan Perppu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU NO 24 tahun 2022 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun serta denda Rp 5 miliar.

(AS/IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: