Warga : Hingga Pertengahan Tahun 2022 Belum Ada Program Berjalan di Desa Bandar Pinang

Bagikan Dong!

Serdang Bedagai, Indometro.club –

Warga di Desa Bandar Pinang Kec Bintang Bayu Kab Serdang Bedagai mengeluh karena hingga pertengahan tahun 2022 belum ada program Dana Desa yang berjalan, baik itu pembangunan infrastruktur maupun program pelatihan masyarakat, hal ini disampaikan Togi Saragih selaku Kabiro Tabloid Mitra Polda Unit Polri Serdang Bedagai kepada media lainnya, Sabtu (2/7/2022).

Menurut Togi yang juga sebagai sosial kontrol mengatakan dari hasil konfirmasi baru baru ini di lapangan kepada salah satu warga yang enggan ditampilkan di media menyebutkan kepada dirinya bahwa sepengetahuan warga anggaran Dana Desa (DD) tahun 2022 sudah cair namun belum ada kelihatan satu program pun yang berjalan.

“Setahu saya dana desa tahun 2022 sudah cair namun kok belum ada nampak pembangunan maupun bentuk pelatihan di Desa Bandar Pinang Kec Bintang Bayu Kab Sergai, menurut saya abang langsung aja konfirmasi kepada kades kami yang bernama Jul, biar jelas abang tahu” ungkap warga kepada Togi.

Usai warga menyebutkan terkait oknum Kades yang diduga telah melakukan korupsi Dana Desa, Togi lalu bergegas menemui Kades yang berinisial Jul, namun ternyata Kades tersebut belum berhasil di konfirmasi.

Dijelaskan Togi Saragih, Ia bertanya kepada perangkat desa terkait apa apa saja yang akan dibangun di tahun 2022 ini, namun semua perangkat enggan di konfirmasi, “semua perangkat melindungi kadesnya ada apa di balik ini kok semua perangkat kompak” ujar Togi.

Togi kembali menjelaskan dirinya selaku Kabiro Tabloid Mitra Polda Unit Polri dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat ke inspektorat, Kejari Sergai, dan Tipikor Polres Sergai bahkan sampai kepada Darma Wijaya Bupati Sergai agar Jul oknum Kades Bandar Pinang segera diproses secara hukum.

BACA JUGA :   Antisipasi Balap Liar dan 3C, Petugas Lakukan Patroli Malam di Jalan Lintas Sipispis

“Dalam waktu dekat ini saya akan melayangkan surat ke aparat penegak hukum di Serdang Bedagai, bahkan juga sampai ke Bupati agar oknum Kades tersebut segera ditindak dan dugaan praktik korupsi tak lagi ada di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini” pungkasnya.

(IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: