Pencuri Besi Milik PT Hutama Karya di Desa Limbong Diserahkan ke Polisi

Bagikan Dong!

Tebing Tinggi, Indometro.club –

Seorang pria diserahkan ke polisi atas perbuatannya melakukan tindak pidana pencurian besi milik PT Hutama Karya di STA 29+600 di Dusun III, Desa Limbong Kec Dolok Merawan Kab Serdang Bedagai yang termasuk wilayah hukum Polres Tebing Tinggi, Kamis (14/7/2022).

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, Ia mengatakan pelaku diamankan petugas Polsek Dolok Merawan Resor Tebing Tinggi berdasarkan Laporan Polisi dengan Nomor : LP/ B / 14 / VII / 2022 / Polsek Dolok Merawan, Polres Tebing Tinggi, Polda Sumut, tanggal 14 Juli 2022 dalam perkara pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat 1 ke -4e dan 5e dari KUH Pidana yang dilaporkan Sutrisno (48) selaku pihak humas PT Hutama Karya dengan para saksi Evento Sitompul (53) dan Yossi Fahlevi (34).

Sementara salah satu pelaku yang diamankan berinisial DIS alias Aceng (39) warga Dusun III, Desa Limbong Kec. Dolok Merawan Kab. Serdang Bedagai, sedangkan pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Dari tangannya berhasil disita barang bukti berupa 52 (lima puluh dua) batang besi dengan panjang 2 meter dan berat sekira 20 kg per potong, 2 ( dua ) buah egrek meter, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa TNKB, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra 125 warna hitam tanpa TNKB, 1 (satu) buah gergaji besi dan 1 (satu) buah pemukul kayu, panjang sekitar 50 cm.

Diungkapkan Kasi Humas, kasus ini berawal pada hari Rabu (13/7/2022) sekira pukul 23.00 Wib, saat pelapor bersama saksi sedang melakukan patroli dan beristirahat di TKP yakni STA 29+600 di Dusun III, Desa Limbong, Kec. Dolok Merawan, kala itu mereka mendengar suara gergaji memotong besi dan juga suara bantingan besi.

BACA JUGA :   Terkait Kasus Binomo Indra Kenz, Pengusaha Rudy Salim Diperiksa Bareskrim Polri

Kemudian pelapor dan saksi bergerak untuk mengecek darimana asal suara itu, dan akhirnya mereka menemukan asal suara dengan melihat beberapa orang laki-laki sedang memotong besi pengaman bahu jalan tol. Spontan pelapor dan saksi mengejar serta berusaha menangkap pelaku, namun saat itu hanya satu orang pelaku yang berhasil ditangkap, sementara lainnya berhasil kabur.

Usai mengamankan pelaku Aceng selanjutnya pelapor menemukan 52 potong besi pengaman bahu jalan tol dengan panjang sekitar 2 meter yang ditotal beratnya sekitar 1.040 kg, 2 unit sepeda motor, gergaji besi dan pemukul dari kayu.

Lebih lanjut Kasi Humas menambahkan, dalam hal ini pihak PT Hutama Karya mengalami kerugian berkisar Rp. 6.240.000,- (enam juta dua ratus empat puluh ribu rupiah).

” Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diserahkan ke Polsek Dolok Merawan untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku” tandasnya.

(AS/IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: