Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Hingga Meninggal Dunia di Tebing Tinggi

Bagikan Dong!

Tebing Tinggi, Indometro.club –

Satuan Reskrim Polres Tebing Tinggi Polda Sumut telah mengamankan seorang pelaku penganiayaan hingga meninggal dunia yang terjadi di Jl Kebun Link II Kel Tanjung Marulak Hilir Kec Rambutan Kota Tebing Tinggi tepatnya di samping pemakaman muslim, Minggu (17/7/2022).

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Junisar Rudianto Silalahi membenarkan kejadian ini kepada wartawan melalui Kasi Humas AKP Agus Arianto, disebutkannya kasus penganiyaan tersebut terjadi pada hari Minggu dinihari (17/7) sekitar pukul 01.30 wib.

Dan sekira pukul 05.00 wib, Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi beserta dengan Kasat Intelkam AKP Suparmen beserta dengan SPKT dan piket fungsi melakukan cek TKP penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia sebagai mana pasal 351 ayat 3 bertempat di Jl. Kebun, Kota Tebing Tinggi tepatnya di samping pemakaman muslim.

Sementara identitas korban meninggal dunia bernama Ade Riski Sembiring (18) warga Jl Baja Asrama Kodim Link. IV Kel Tambangan Hulu Kec Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, sedangkan pelaku berinisial AF (19) beralamat di Jl Bakti Gg Bambu Runcing Kel Satria Kec Padang Hilir Kota Tebing Tinggi.

Kronologis kejadian seperti disampaikan Kasi Humas bahwa pada Minggu (17/7) sekira pukul 01.30 wib, di Jl. Kebun Link tepatnya di samping pemakaman muslim telah terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku, usai itu pelaku mengajak temannya untuk mendatangi korban bersama temannya yang sedang duduk di sekitar TKP.

Menurut Kasi Humas dari keterangan teman korban Arfandi (21) dan Roni Sihombing (21) mengatakan kepada petugas saat itu kejadian dipicu dengan permasalahan saat pelaku tidak terima dengan perlakuan korban meminta rokok terhadap pelaku, sehingga pelaku menghubungi rekan-rekannya, lalu dengan menggunakan 5 lima unit sepeda motor, pelaku dengan masing – masing berboncengan mendatangi lokasi dimana korban dan teman temannya sedang berkumpul di TKP.

BACA JUGA :   Barang Bukti Sabu Hingga Ekstasi dari 9 Kasus Narkoba Dimusnahkan Bareskrim Polri

Selanjutnya terjadi perkelahian dimana akhirnya korban melarikan diri dengan sepeda motor dan dikejar oleh pelaku lalu menendang sepeda motor korban dengan menggunakan kaki kiri pelaku, akibat dari itu korban bersenggolan dengan temannya dan terjatuh menghantam trotoar jalan serta membentur aspal pada bagian dada dan kepala.

Usai terjatuh korban dibawa ke rumah sakit Chevani Tebing Tinggi dan dilakukan penanganan pertama oleh pihak tim medis namun korban tidak dapat terselamatkan (meninggal dunia) selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Lalu sekitar pukul 10.30 WIB berdasarkan hasil lidik personel Opsnal dipimpin Kanit I Ipda Dhimas STrk melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumah tempat tinggalnya di Jl Bakti Gg Bambu Runcing Kel Satria Kec Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, bersama pelaku turut diamankan 1 unit sepeda motor suzuki spin BK 6233 NAA sebagai barang bukti lalu digiring ke Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dijelaskan Kasi Humas, dalam kasus penganiyaan yang direncanakan mengakibatkan matinya orang atau penganiayaan mengakibatkan matinya orang termaktub dalam pasal 353 ayat (3) KUHP Subs Pasal 351 ayat (3) KUHP atau Pasal 359 ayat (1) dari KUHP.

“Hingga kini pelaku masih diperiksa oleh pihak kepolisian” pungkasnya.

(AS/IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: