Sebut Dirinya Ketua Ormas, Oknum Kades Rampah Estate Dinilai Arogan Terhadap Wartawan

Bagikan Dong!

Serdang Bedagai, Indometro.club –

Seorang Kepala Desa selaku pejabat publik sudah sepatutnya bisa memberikan contoh baik dan etika serta sopan santun, sikap kooperatif dan kerjasama bersama insan pers sebagai mitra pemerintah harus dijaga, karena sebagai sosial kontrol, seorang insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi Undang-undang.

Hal ini disampaikan Togi Saragih selaku Kabiro Sergai Tabloid Mitra Polda Unit Polri, Ia mengatakan kepada media bahwa dalam kunjungannya baru-baru ini tepatnya pada hari Selasa (23/8/2022) ke Kantor Desa Rampah Estate dengan maksud hendak bersilaturahmi dan perkenalan diri dengan Kades Rampah Estate Kec Sei Bamban Kab Sergai yang baru saja terpilih di Desa tersebut, namun kedatangannya tidak disambut baik, malah oknum Kades menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang ketua ormas dan dinilai arogan terhadap wartawan.

Togi menjelaskan, sebelumnya saat baru tiba di Kantor Desa, Ia bertanya kepada perangkat desa apakah Kepala Desa ada di tempat, perangkat tersebut menjawab serta menunjukkan bahwa Kades ada, dan Togi langsung bertemu Kades lalu saling mengenalkan diri dengan menyebutkan nama.

Saat itu, oknum Kades bertanya tentang siapa Togi, “Abang siapa? dan dari wartawan apa?”ujarnya.

Lalu Togi Saragih menjawab,” saya dari Tebing Tinggi tapi saya wartawan di Kabupaten Sergai ini” balas Togi.

Menurut Togi, oknum Kades tersebut terdiam sejenak kemudian ngobrol dengan perangkatnya seolah dirinya bukan di anggap sebagai tamu,” padahal baru saja saling kenal” ungkap Togi kembali.

“Kok kaku kali pak kades terhadap wartawan, saya datang ke kantor desa ini setiap tahun, walaupun siapa kepala desanya saya ada produk yang akan ditawarkan, karena saya bukan tipe wartawan minta minta, bahkan 237 desa yang ada di Sergai ini saya datang tetap menawarkan produk saya” sambung Togi.

BACA JUGA :   Tinjau Situasi Pilkades, Wakapolsek Sipispis Koordinasi Dengan P2KD atas Pembatalan Kampanye

Spontan Kades menjawab dengan nada keras, “kenapa rupanya apa musti saya beli produkmu itu bagaimana kalau uang saya belum ada” kata Kades.

Togi lantas menjawab dalam hal ini tidak ada unsur paksaan, ” jikalau kades mau beli silahkan jika tidak mau beli pun tidak apa-apa” kata Togi.

Selanjutnya karena situasi mulai memanas, perangkat yang lain berdatangan akan menyerang Togi dengan memakai baju ormas Pemuda Pancasila (PP), lalu Kades menyebutkan kepada Togi Saragih,” biar kau tau aku dedengkotnya PP di Sergai ini aku pengurus PP juga di kabupaten ini” ucapnya.

Togi mengakui saat itu Ia dengan santai menjawab jika mau menjadi preman atau ketua ormas silahkan saja, ” kalau bisa anda jangan campur baurkan PP dengan Kades, kalau kades ya udah jadi kades aja jangan sudah preman jadi kades juga jadi rusak PP itu jadinya seolah olah PP itu dijadikan tameng atau becking, ini sudah salah kaprah” cetus Togi.

Baru saja, ucap Togi, menjabat jadi kades hitungan bulan sudah begini arogannya, “apalagi sudah lama menjabat kita gak tau lagilah bakal apa yang terjadi” imbuhnya.

Dalam waktu dekat Togi akan melayangkan surat kepada Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Sumut agar PP Kabupaten Sergai dibekukan sebab diduga Ketua MPC Sergai tidak profesional dalam mengangkat atau memilih jadi ketua PAC maupun Ketua Ranting PP yang ada di Sergai.

“Banyak sekali kades di Sergai ini jadi pengurus Pemuda Pancasila, yang diduga gak ngerti berorganisasi pun diterima, bukan begitu cara membesarkan organisasi, seyogyanya di kaderlah yang betul betul memahami organisasi, jangan asal caplok karena diduga hanya ada kepentingan” pungkas Togi.

BACA JUGA :   Petugas Piket SPK Regu C Selesaikan Problem Solving Kasus Pemukulan di Sei Serimah

(IY)

Beri Komentar Dung!

%d blogger menyukai ini: